AMBON, Siwalima.id - Warga Kudamati akhirnya menikmati air bersih setelah 45 tahun menunggu kebijakan dari Pemerintah Kota Ambon.
Peresmian titik air bersih di Kudamati berlangsung serentak termasuk di 25 titik lainnya oleh Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Kamis (5/11).
Dalam sambutan, walikota mengaku peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon memperluas pelayanan air bersih.
Ia mengaku terharu mendengar pengakuan seorang warga lanjut usia yang telah tinggal di Ambon selama 45 tahun, tetapi baru kali ini bisa menikmati akses air bersih.
“Dia bilang, sudah 45 tahun tinggal di Ambon, belum pernah dapat air bersih. Hari ini sudah dapat. Bahkan dia bilang, ini baru merdeka,” jelas walikota.
Menurutnya, pengalaman warga tersebut menunjukkan masih ada masyarakat yang selama ini menantikan kehadiran pelayanan air bersih.
Mantan sekwan Maluku juga memberi apresiasi Perumda Tirta Yapono di bawah Kepemimpinan Pelaksana Tugas Direktur Pieter Saimima, bersama jajaran yang telah membantu mengidentifikasi wilayah-wilayah yang membutuhkan akses air bersih.
Perluasan pelayanan tersebut harus terus dilanjutkan meskipun pemerintah menghadapi berbagai keterbatasan. Pemerintah kota telah merencanakan peresmian titik pelayanan air bersih berikutnya di kawasan Wayame.
“Kita berharap supaya titik-titik ini terus bertambah. Kalau terus berjalan, maka paling tidak dalam waktu lima tahun akan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses air bersih,” janjinya.
Dirinya mengaku, keberhasilan program prioritas pemerintah tidak harus diukur dari kemampuan menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat dalam satu periode kepemimpinan.
Hal terpenting adalah meletakkan dasar pembangunan dan memastikan program prioritas mulai direalisasikan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengaku akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Capek kerja dari pagi sampai sore, kemudian datang melihat langsung di sini, tetapi masyarakat bilang, Pak terima kasih, kita sudah dapat air bersih. Itulah yang membahagiakan seorang wali kota,” ujarnya.
Selesaikan Gangguan
Sementara itu, Perumdam Tirta Yapono menyelesaikan gangguan pada sumber air di Negeri Soya yang berdampak terhadap pasokan air bersih bagi masyarakat Dusun Kayu Tiga.
Langkah ini menjadi bentuk respons Perumdam dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah kota terkait penyediaan air bersih.
Ketua RT 002, Yaldri Haulussy mengucapkan terima kasih kepada walikota atas respon cepat terhadap keluhan masyarakat melalui Perumdam Tirta Yapono.
Yaldri warga Dusun Kayu Tiga menyampaikan terima kasih kepada Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang telah merespons persoalan kebutuhan air bersih.
“Bantuan air bersih selama tiga hari tersebut sangat membantu masyarakat yang terdampak gangguan pasokan akibat persoalan pada sumber air di Negeri Soya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Perumdam Tirta Yapono yang telah turun tangan membantu memenuhi kebutuhan warga. “Kami juga mengapresiasi respons Perumdam Tirta Yapono di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas Direktur Pieter Saimima yang telah hadir membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap perhatian pemerintah dan Perumdam Tirta Yapono terus berlanjut, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.(S-30)