AMBON, Siwalima - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena meminta seluruh aparatur pemerintah meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.
Selain itu aparatur juga tidak hanya mengandalkan kemampuan intelektual dan kompetensi dalam bekerja, tetapi harus dibarengi integritas, karakter, dan akhlak yang baik.
Hal itu disampaikan wattimena saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung di Gedung Islamic Center, Waihaong, Kota Ambon, Rabu (30/9)
Menurut wattimena peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial.
“Rasulullah telah memberikan contoh bagaimana menjadi pribadi yang jujur, amanah, cerdas dan peduli kepada sesama,” katanya.
Mantan sekwan Maluku menjelaskan, aparatur Pemkot Ambon memang harus memiliki kemampuan intelektual, kompetensi dan kapasitas. Namun, semua itu tidak cukup jika tidak disertai integritas dan akhlak.
“Kemampuan yang kita miliki tanpa integritas percuma. Dia akan kehilangan arah. Orang pintar tanpa akhlak yang baik cenderung merusak,” pintanya.
Dirinya juga mengingatkan agar dalam memberikan pelayanan aparatur harus tulus dan penuh kepedulian. Kompetensi tidak akan berarti apabila tidak diikuti kepedulian terhadap masyarakat.
“Kalau kita sudah memiliki itu, lalu pelayanan juga kalau tidak tulus, percuma juga. Karena itu semua mesti lengkap. Paket lengkap yang mesti dimiliki oleh seluruh aparatur,” ujarnya.
Selain itu, nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak hanya diingat ketika peringatan Maulid Nabi digelar setiap tahun. Dirinya meminta nilai tersebut diterapkan secara konsisten dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai habis dengar, nanti tunggu perayaan Maulid tahun depan lagi baru kembali dengar lagi. Tapi mesti dilakukan setiap waktu,” harapnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kota menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, penerapan nilai tersebut dapat mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai dan tenteram.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut juga diisi dengan aksi sosial. Majelis Taklim Al-Madina bersama Baznas Kota Ambon menyalurkan 30 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Ambon.
“Pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen masyarakat, termasuk ibu-ibu Majelis Taklim, merupakan kekuatan yang luar biasa,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua panitia Supmawaty, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menerjemahkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sosial.
“Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk peduli terhadap kaum dhuafa, anak yatim, fakir, miskin, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Ia berharap kerja sama dengan Baznas Kota Ambon dapat terus dikembangkan melalui kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.(S-30)