AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memastikan, proses menuju perombakan birokrasi di lingkup pemerintah provinsi masih terus berjalan.
Gubernur bilang, perombakan birokrasi sudah pasti dilakukan, namun harus sesuai dengan aturan, khususnya berkaitan dengan lelang jabatan yang sedang berjalan.
“Sabar sajalah, kita tidak bisa mengambil satu keputusan penting dengan situasi terburu-buru karena ini menyangkut mesin birokrasi provinsi yang akan digerakkan di bawah pemerintahan HL-AV,” ucap gubernur kepada Siwalimanews di Kantor Gubernur, Rabu (25/6) sekaligus merespon keluhan masyarakat terkait lambatnya pengambilan keputusan, terkait perombakan birokrasi.
Gubernur menegaskan, untuk memaksimalkan penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pelayanan public, maka rekrutmen, promosi dan mutasi dilakukan secara baik.
Apalagi, untuk memastikan pimpinan OPD memiliki kompetensi mumpuni, maka pemprov menggunakan tim asesor secara independen, termasuk melibatkan tim seleksi dari Kemendagri dan Kemenpan RB yang dikombinasikan dengan akademisi lokal.
“Saya sudah meminta tim ini bekerja secara objektif, transparan dan akuntabel, sehingga kita memperoleh hasil yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandas gubernur.
Gubernur berharap, masyarakat bersabar dan jangan terburu-buru, sebab perombakan birokrasi akan dilakukan secara presisi, terukur dan akuntabel.(S-20)