AMBON, Siwalima.id - Wakapolda Maluku, Brigjen Arif Budiman menegaskan, pentingnya soliditas serta sinergitas TNI/Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku.
Untuk itu, momentum HUT ke-81 TNI tahun ini, menjadi kesempatan untuk semakin memperkuat hubungan dan kerja sama antara TNI dan Polri.
"HUT TNI ke-81 menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas dan sinergitas TNI/Polri,” ucap wakapolda dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Selasa (6/10).
Ia menilai, tantangan keamanan ke depan, membutuhkan kebersamaan, koordinasi dan komunikasi yang semakin erat antara kedua institusi ini. Dengan sinergi yang kuat, setiap potensi gangguan keamanan di wilayah Maluku diharapkan dapat diantisipasi dan ditangani secara bersama-sama.
Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menurut wakapolda, bukan semata-mata menjadi tugas TNI dan Polri, namun pemda dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan semangat kebersamaan yang telah terbangun.
“Semangat kebersamaan yang terbangun harus terus dijaga untuk menciptakan Maluku yang aman, damai dan kondusif,” tandas wakapolda.
Wakapolda juga mengaku, peringatan HUT TNI ke-81 menjadi pengingat, bahwa TNI dan Polri memiliki tujuan pengabdian yang sama, yakni memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami dari Polda Maluku menyampaikan Dirgahayu TNI ke-81. Semoga TNI semakin profesional, solid dan senantiasa bersama Polri serta seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tulis wakapolda.
Wakapolda mengaku, kehadiran lintas lembaga pada momen HUT ke-81 TNI tahun ini yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, pada Senin (5/10) kemarin, menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku.
Sinergitas antar lembaga dan dukungan masyarakat maka, stabilitas keamanan di Maluku diharapkan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pemerintah dapat menjalankan pembangunan secara optimal.(S-25)