SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Senin, 21 September 2026 pukul 14:21 WIT
Saimima: Rekomendasi Izin Membangun Harus Perhatikan Jaringan Pipa Air

AMBON, Siwalima.id - Pelaksana tugas Perumdam Tirta Yapono Ambon, Pieter saimima berharap, pemberian rekomendasi izin pembangunan bangunan harus juga memperhatikan keberadaan jaringan pipa air bersih.

Hal ini perlu dilakukan menyusul masih ditemukannya kendala dalam proses perbaikan jaringan pipa air bersih di sejumlah lokasi.

Terkait masalah ini Perumdam juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR agar pembangunan tidak merusak jaringan distribusi air bersih.

“Perumdam meminta agar Dinas PUPR ketika memberikan rekomen­dasi izin membangun bangunan, tolong diperhatikan juga fasilitas umum agar tidak mengganggu kerja-kerja yang lain bagi kepentingan mas­yarakat,” kata Saimima kepada Siwalima, kemarin.

Menurutnya, pembangunan yang tidak memperhatikan posisi jaringan pipa berpotensi menyebabkan kerusakan pada jaringan distribusi.

Kondisi tersebut dapat meng­ham­bat proses perbaikan sekaligus mengganggu pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Dampak kerusakan jaringan tidak hanya dirasakan Perumdam, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada pasokan air bersih.

Karena itu, dirinya meminta ada­nya koordinasi antara pemerintah, masyarakat dan Perumdam sebelum pembangunan dilakukan, terutama di lokasi yang terdapat jaringan pipa air bersih.

“Ketika masyarakat melakukan pem­bangunan, perlu ada penga­manan terhadap jaringan pipa kita. Jangan sampai distribusi terganggu yang mengakibatkan ribuan pelang­gan mengalami gangguan,” ujarnya.

Perumdam Tirta Yapono juga berharap persoalan koordinasi dan perizinan antarlembaga dapat se­gera ditindaklanjuti.

Hal itu diperlukan agar perbaikan kebocoran jaringan pipa di Lateri dan Jalan Raden Panji dapat segera dilakukan.

Selain mengganggu pelayanan pelanggan, kebocoran jaringan di sejumlah lokasi juga berpotensi me­ngganggu keselamatan pengguna jalan. “Koordinasi antar instansi menjadi bagian penting untuk men­jaga jaringan distribusi air bersih tetap berfungsi dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tutupnya.(S-30)

BERITA TERKAIT