BULA, Siwalimanews – Setelah menangani dua pasien kakak beradik yakni KS (9) dan FS (7) asal desa DaÂwang, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram BaÂgian Timur yang mengalami gizi buruk belum lama ini, RSUD Bula kembali menaÂngani 1 pasien anak penderita gizi buruk lagi yakni WR (2.1) asal Desa Suru, Kecamatan Siritaun Wida Timur.
Plt Direktur RSUD Bula Deny Suryana saat dikonfirÂmasi Siwalima di Bula, Sabtu (30/8) membenarkan adanya pasien dengan gejala gizi buruk.
Dijelaskan, pasien anak berinisial WR berusia 2, 1 tahun ini datang ke RSUD Bula dengan keluhan demam selama tiga minggu disertai sesak napas. Pasien ini, sebeÂlumnya sudah mendapatkan penanganan awal petugas medis di Puskesmas Nama, di Kecamatan Siritaun Wida Timur, dan saat ini masih daÂlam observasi tim medis.
âDari hasil pemeriksaan laboratorium, ditemukan bahwa pasien mengalami anemia (kadar hemoglobin rendah) serta berat badan yang jauh di bawah normal, sehingga masuk kategori gizi buruk,â jelas Suryana.
Saat ini kata Suryana, tim dokter sedang melakukan pemeÂriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab anemia dan gizi buruk yang dialami pasien.
âUntuk mencari penyebab sesak napas yang dialami, pasien juga akan menjalani pemeriksaan foto rontgen dada. Penanganan medis terus dilakukan secara menyeluruh dengan harapan kondisi pasien segera membaik. Pihak RSUD Bula memohon doa dan dukungan masyaÂrakat agar pasien dapat pulih dan kembali dan sehat,â ucap Suryana.
Menurutnya, RSUD Bula senanÂtiasa berupaya memberikan pelayaÂnan terbaik bagi setiap pasien, termasuk anak berusia 2,1Â tahun yang saat ini sedang dalam obserÂvasi intensif, akibat mengalami demam berkepanjangan, sesak naÂpas, anemia, dan gizi buruk.
âKami berharap, melalui penangaÂnan medis yang menyeluruh dan dukungan dari semua pihak, kondisi pasien ini dapat segera membaik, memperoleh status gizi yang lebih baik, serta tumbuh dan berkembang secara sehat sesuai usianya,â harap Suryana
Pada kesempatan itu Surayana atas nama RSUD Bula, minta doa dan dukungan dari masyarakat agar pasien anak ini diberi kekuatan, kesembuhan, serta dapat kembali ke tengah keluarga dalam keadaan sehat dan ceria. (S-27)