SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Senin, 21 September 2026 pukul 01:47 WIT
Polresta Siap Bersinergi Jaga Kamtibmas

AMBON, Siwalima.id - Polresta Ambon siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan FKUB untuk menjaga kondisi keamanan serta memperkuat keru­kunan antar umat beragama.

Hal ini disampaikan Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Andrias Susanto Nugroho, saat Rakor Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan FKUB yang berlangsung di Balai Kota, Rabu (16/9).

Pada kesempatan itu kapolresta juga mengapresiasi langkah FKUB bersama pemerintah dalam menjaga keamanan, kedamaian dan keru­kunan hidup masyarakat di Kota Ambon.

Menurut Kapolresta, berbagai program yang digagas untuk mem­perkuat toleransi dan persaudaraan merupakan bentuk perhatian peme­rintah bersama elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kam­tibmas yang kondusif.

Langkah ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Ambon terhadap kedamaian, ke­amanan dan upaya untuk merajut persaudaraan di Kota Ambon.

“Ini kegiatan yang sangat baik dan tentunya akan berdampak positif kepada masyarakat,” kata Andrias.

Dirinya menegaskan, Polresta Ambon siap membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan FKUB untuk menjaga kondisi keamanan serta memperkuat keruku­nan antar umat beragama.

“Kita bersinergi untuk mewu­judkan Kota Ambon yang aman, damai dan sejahtera,” ujarnya.

Kapolresta juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai program FKUB yang menyasar masyarakat hingga generasi muda.

Salah satunya melalui pembangu­nan desa toleransi dan kerukunan serta rencana kegiatan yang me­nyasar pelajar dan pemuda di sejumlah SMA.

Menurutnya, pendekatan kepada generasi muda merupakan langkah penting karena mereka merupakan penerus pembangunan Kota Ambon dan Maluku.

“Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan FKUB dengan mem­bangun desa toleransi dan keruku­nan, serta kegiatan yang akan dilak­sanakan di SMA dengan fokus kepada para pelajar dan pemuda sangat baik sekali,” katanya.

Ia menilai, penguatan nilai tole­ransi di kalangan generasi muda menjadi bagian penting dalam men­jaga keberlangsungan kehidu­pan sosial masyarakat Ambon yang te­lah dibangun melalui sejarah pan­jang persaudaraan antar kelompok.

Perwira Polisi dengan pangkat tiga melati di pundak itu secara khusus menyinggung generasi Z sebagai kelompok yang perlu terus mendapatkan penguatan nilai-nilai sosial dan budaya lokal.

“Pemuda ini kan penerus kota ini. Dengan adanya gerakan ini tentu­nya akan membawa dampak positif kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar perkem­bangan zaman dan perubahan pola interaksi generasi muda tidak membuat mereka melupakan modal sosial yang telah diwariskan para leluhur masyarakat Maluku.

Salah satu nilai yang disebutnya penting untuk terus ditanamkan adalah Pela Gandong, yang selama ini menjadi bagian dari identitas sosial dan budaya masyarakat Ma­luku dalam membangun persau­daraan.

“Fokus generasi muda ini adalah Gen Z. Itu tentunya generasi pene­rus kita yang terus harus kita rawat, terutama jangan sampai lupa terha­dap modal sosial yang dimiliki wila­yah Maluku, yakni Pela Gandong. Terus bersaudara semuanya,” tegas­nya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu diwariskan kepada generasi muda agar mereka memahami Maluku memiliki modal sosial yang telah dibangun sejak ratusan tahun lalu.

Untuk itu diharapkan sinergi peme­rintah, FKUB, kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat terus di­perkuat sehingga nilai toleransi dan persaudaraan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terus hidup dalam kehi­dupan masyarakat sehari-hari.(S-10)

BERITA TERKAIT