AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan, penguatan ideologi pancasila akan menjadi modal besar dalam menghadapi tantangan perubahan geopolitik dunia.
Hal ini disampaikan gubernur, usai mengikuti sarasehan kebangsaan yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen MPR RI, Selasa (20/5) kemarin.
Gubernur menjelaskan, perubahan geopolitik dunia yang semakin dinamis tentu secara tidak langsung berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia sebagai salah satu Negara, tidak dapat menutup diri dari setiap perubahan geopolitik yang terjadi, namun perubahan geopolitik tersebut dapat dihadapi dengan memperkuat ideologi Pancasila.
“Perubahan geopolitik global menuntut kita semua untuk semakin memperkokoh semangat kebangsaan, serta memperkuat ideologi Pancasila sebagai benteng utama,â tulis gubernur dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (21/5).
Sarasehan yang dilakukan kata gubernur, sangat relevan, sebab dikemas dengan berbagai isu krusial seperti geostrategi dan geopolitik, serta dampaknya terhadap upaya mewujudkan cita-cita bangsa.
Apalagi Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan menekankan, pentingnya memperkuat ketahanan nasional dengan menjadikan ideologi Pancasila sebagai landasan utama dalam merespons dinamika global.
“Sebagai bagian dari pemerintah, kami tentu yakin jika ada kesadaran kolektif yang terbangun, maka akan berdampak pada upaya menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan global yang kompleks dan terus berubah,” tulis gubernur.(S-20)