AMBON, Siwalima.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon terus mengupayakan langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah fenomena El Niño yang berdampak pada kondisi cuaca kering.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni, berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meminta dukungan pelaksanaan modifikasi cuaca.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Direktur Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB guna membahas dukungan tersebut.
“Kami sudah bertemu dengan Direktur Pencegahan dan Kesiapsiagaan untuk meminta dukungan agar bisa dilakukan modifikasi cuaca,” jelas Tatipikalawan kepada Siwalima.id di Balai Kota, Rabu (28/10).
Ia menjelaskan, hingga saat ini BPBD masih menunggu informasi lebih lanjut sembari membangun kolaborasi dengan pihak terkait. Koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat upaya mitigasi bencana, khususnya menghadapi risiko karhutla akibat kondisi cuaca kering.
Selain berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Ambon juga telah meminta dukungan Komisi VIII DPR RI melalui anggota DPR daerah pemilihan Maluku, Ali Kolatlena.
“Kami juga mohon dukungan dari Komisi VIII DPR, khususnya melalui pak Ali Kolatlena, agar dapat membantu upaya penanganan dampak El Niño yang terjadi di Kota Ambon,” ucap Tatipikalawan.
Ia berharap, koordinasi lintas lembaga tersebut dapat menghasilkan dukungan konkret untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mengurangi risiko karhutla di Kota Ambon.
BPBD Ambon juga terus mendorong langkah mitigasi dan sinergi dengan berbagai pihak agar dampak kondisi cuaca kering dapat diantisipasi, sekaligus meminimalkan potensi bencana yang mengancam masyarakat dan lingkungan.(S-30)