MASOHI, Siwalima.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mulai memperkuat langkah kolaboratif untuk mendorong kemajuan Banda melalui pengembangan sektor pariwisata, pendidikan, sejarah, kebudayaan hingga ekonomi kreatif.
Langkah itu dibahas dalam pertemuan Bupati Malteng, Zulkarnain Awat Amir dengan Rektor Universitas Banda Neira, Budiono Senen, bersama Ketua Yayasan Warisan Budaya Banda, Syarifudin Arsyad belum lama ini.
Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama lintas sektor dalam mengembangkan potensi Banda secara berkelanjutan.
Bupati menilai Banda memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi keunggulan tersendiri.
Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara terarah dengan tetap menjaga keaslian warisan budaya.
Pengembangan juga harus memberikan ruang yang besar bagi keterlibatan masyarakat lokal sebagai bagian penting dari proses pembangunan.
Pemkab Malteng, lanjutnya, terus mendorong keterlibatan perguruan tinggi, yayasan, komunitas serta berbagai pemang-ku kepentingan untuk melahirkan gagasan dan program yang tidak hanya bersifat jangka pendek.
“Banda dengan kekayaan sejarah dan budayanya dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan bertaraf internasional,” katanya dalam rilis kemarin.
Di sisi lain, pengembangan potensi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga menjadikan Banda sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Malteng.
Pemkab berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, yayasan, komunitas dan masyarakat dapat terus diper-kuat untuk memastikan pe-ngembangan Banda berjalan terarah, berkelanjutan dan tetap berpijak pada kekayaan sejarah serta budaya yang dimiliki.(S-17)