SIWALIMA.id > Berita
Online | Selasa, 29 September 2026 pukul 22:42 WIT
Paduan Suara Jemaat GPM Sinar Buat Penonton Dapua Expo Terpukau

AMBON, Siwalima.id – Gema suara merdu berpadu harmoni menggema di kawasan Ruang Terbuka Publik Air Salobar, dimana berdirinya panggung utama Extravaganza Ambon Creativepreneur 2026 atau Dapua Expo, sontak bersorak ria, ketika Paduan Suara Jemaat GPM Sinar tampil memukau di hadapan ratusan pengunjung.

Penampilan yang berlangsung pada 25-26 September 2026 itu menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian dalam rangkaian Dapua Expo yang diinisiasi bersama AMGPM Daerah Pulau Ambon.

Sejak lantunan nada pertama terdengar, perhatian pengunjung langsung tertuju ke panggung. Suara-suara yang berpadu dalam harmoni terdengar kuat, bersih dan kompak, menciptakan suasana berbeda di tengah kemeriahan perhelatan Ambon Creativepreneur tahun ini.

Di bawah asuhan pelatih Jopie Pariama, Paduan Suara Jemaat GPM Sinar tampil dengan kualitas vokal dan musikalitas yang matang. Kekompakan antar personel menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat penampilan mereka terasa hidup dan berkarakter.

Kali ini, mereka membawakan “Enggo Lari”, karya cipta Georgie Leiwakabessy, dengan sentuhan aransemen Deetje Matulapelwa. Aransemen tersebut memberi ruang bagi setiap lapisan suara untuk berpadu secara harmonis, sekaligus memperkuat karakter lagu yang dibawakan.

“Bukan sekedar bernyanyi, Paduan Suara Jemaat GPM Sinar berhasil menghadirkan sebuah pertunjukan yang menyatukan vokal, penghayatan, dan ekspresi. Tak heran, tepuk tangan penonton langsung pecah begitu penampilan mereka berakhir,” tulis Pelatih Paduan Suara Jemaat GPM Sinar Jopie Pariama, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Selasa (29/9)

Alhasil lanjut Pariama, ratusan pengunjung yang berada di sekitar panggung utama tampak menikmati sajian tersebut. 

Momen itu, sekaligus menunjukkan, bahwa seni dan musik masih memiliki daya kuat untuk menyatukan masyarakat ditengah sebuah perhelatan kreatif.

Kehadiran Paduan Suara Jemaat GPM Sinar juga mempertegas wajah lain Dapua Expo 2026. Pasalnya, ajang ini tidak hanya menjadi ruang bertemunya pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat, tetapi juga menjadi panggung bagi talenta lokal untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.

“Penampilan Paduan Suara Jemaat GPM Sinar di Dapua Expo 2026 ini, menjadi bagian dari upaya menjaga denyut seni dan budaya Maluku agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” jelas Pariama.

Ini membuktikan tegas Pariama, generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran sebagai pelaku yang menjaga warisan budaya melalui karya dan kreativitas.

“Dari panggung Dapua Expo 2026, Paduan Suara Jemaat GPM Sinar memberikan pesan sederhana, namun kuat yakni, ketika suara-suara berpadu dalam harmoni, seni budaya dapat kembali menemukan ruang untuk bergema dan didengar oleh lebih banyak orang,” tulis Pariama.(S-06)

BERITA TERKAIT