AMBON, Siwalimanews – Otoritas Jasa Keuangan terus memperluas akses dan edukasi keuangan bagi masyarakat di Provinsi Maluku.
Kali ini OJK melakukan sosialisasi terkait peran dan fungsi dari Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal di Kabupaten Seram Bagian Barat sekaligus menggelar rapat pleno tim percepatan akses keuangan daerah.
Ketua TPAKD SBB Johanis M. Soukotta dalam rapat itu mengatakan kegiatan yang dilakukan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OJK, lembaga jasa keuangan, serta pemangku kepentingan lainnya.
âMelalui kerja sama lintas sektor, kami berharap TPAKD dapat menjadi motor penggerak pengembangan ekonomi produktif daerah,â ujarnya.
Dalam pleno juga ditetapkan sejumlah program kerja prioritas, seperti pengembangan ekonomi daerah melalui kegiatan business matching bagi pelaku UMKM perempuan.
Selain itu perluasan akses keuangan melalui penyaluran KUR, penguatan jaringan agen laku pandai, serta program satu rekening satu pelajar
âKita menargetkan peningkatan digitalisasi UMKM lewat pemanfaatan QRIS dan menggelar kegiatan edukasi dalam rangka bulan literasi keuangan,â jelasnya.
Menutup rangkaian kegiatan, OJK Maluku juga menyelenggarakan sosialisasi peran satgas.
Edukasi ini ditujukan bagi para pemuka agama Kristen agar dapat menjadi agen literasi keuangan bagi jemaatnya, terutama terkait bahaya investasi ilegal.
Turut hadir Ketua Majelis Jemaat Elohim, Willy Mirpey, yang menyambut baik inisiatif tersebut dan mendorong keterlibatan aktif para tokoh agama dalam menyebarkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal.
Demikian juga Kapolsek Piru, Iptu Muslim Noh Renuf, yang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya judi online, investasi ilegal, dan berbagai modus penipuan keuangan. (S-25)