SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Senin, 12 Oktober 2026 pukul 14:04 WIT
Nainggolan Resmi Pimpin Polda Maluku

AMBON, Siwalima.id - Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto resmi melantik Irjen Su­wondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku menggantikan Komjen Dadang Hartanto.

Upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolri berlangsung di Mabes Polri, Jumat (9/10).

Sebelum ditunjuk sebagai Ka­polda Maluku, Suwondo menjabat Asisten Logistik (Aslog) Kapolri. Se­dangkan Komjen Dadang Har­tanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya.

Kapolri Suyudi mengatakan, per­gantian kepemimpinan menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri sekaligus upaya menjaga ke­sinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di daerah.

Sejumlah tantangan strategis menanti Kapolda Maluku, mulai dari pemeliharaan Kamtibmas, pencega­han konflik sosial, penguatan pene­gakan hukum hingga peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan keraga­man sosial, budaya, dan kearifan lokal juga membutuhkan pendekatan kepolisian yang adaptif dan humanis.

“Selain penegakan hukum, sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh mas­yarakat, serta berbagai elemen masyarakat, penting untuk menjaga stabilitas dan kerukunan di wilayah Maluku,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Uma­sugi mengatakan, Polda Maluku akan terus memperkuat sinergi de­ngan seluruh pemangku kepenti­ngan.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana,” ajaknya.

Menurutnya keamanan dan ke­damaian Maluku merupakan kepen­tingan bersama. Untuk itu masya­rakat diajak terus merawat persa­tuan, memperkuat semangat orang basudara, serta mengedepankan ko­munikasi dan penyelesaian masalah secara damai.

Polri Presisi Diganti

Sementara itu, Polda Maluku mulai mensosialisasikan tagline baru yakni “Polisi Bersama Masya­rakat” yang digagas Kapolri, Jen­deral Polisi Suyudi Ario Seto.

Konsep kebijakan ini, meng­gantikan tagline sebelumnya yakni Polri Presisi dimasa kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Sosialisasi tersebut menyasar seluruh personel Polda Maluku, Polres dan Polresta, hingga Polsek jajaran serta masyarakat.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi menga­takan, tagline tersebut harus men­jadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas, bukan sekadar slogan atau pergantian salam.

“Salam Polisi yang dijawab Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar pergantian salam atau slogan. Ini merupakan pesan bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah masya­rakat,” ujar Rositah dalam rilisnya yang diterima Sabtu (10/10).

Menurut dia, semangat kebersa­maan tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan kepolisian yang humanis, terbuka, responsif, dan ber­orientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, makna tagline “Polisi Bersama Masyarakat” perlu tercermin dalam perilaku setiap anggota kepolisian, mulai dari me­nyapa warga, menerima laporan dan pengaduan, memberikan bantuan, melaksanakan patroli, hingga menangani persoalan hukum secara profesional dan berkeadilan.

Menurut dia, keberhasilan sosia­lisasi tidak cukup diukur dari se­be­rapa sering salam tersebut diucap­kan.

Hal yang lebih penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran polisi yang mudah diak­ses, cepat merespons, dan dapat di­percaya. “Jangan sampai kita lan­tang mengucapkan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, tetapi dalam pelaksa­naan tugas justru tidak mende­ngarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Apa yang kita ucapkan harus sejalan dengan apa yang kita kerjakan,” ujarnya.(S-25)

BERITA TERKAIT