SIWALIMA.id > Berita
Kepulauan Tanimbar Membangun , Suplemen | Rabu, 4 November 2026 pukul 13:42 WIT
Moriolkossu Bakal Temui Tim PDSK

PEMERINTAH Kabupaten Kepulauan Tanimbar  terus mendorong penyelesaian pembayaran santunan tanaman milik masyarakat Desa Lermatang yang terdampak kepentingan proyek Blok Masela.

Sekretaris Daerah KKT, Brampi Moriolkossu, dijadwalkan bertolak ke Ambon, Kamis mendatang, untuk bertemu dengan Sekda Maluku, Sdali Ie selaku Ketua Tim PDSK.

Pertemuan tersebut bertujuan mengecek secara langsung perkembangan proses penyelesaian pembayaran sekaligus meminta kepastian waktu pembayaran santunan tanaman milik warga Lermatang yang hingga kini belum memperoleh keputusan pasti.

Brampi mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat dan kelompok pemuda Lermatang yang sebelumnya disampaikan akan dibawa dalam pertemuan tersebut.

“Pada hari Kamis saya berangkat. Di sana saya akan menyampaikan seluruh aspirasi yang sudah disampaikan oleh teman-teman pemuda,” ujar Brampi.

Ia menjelaskan, hingga saat ini proses pembayaran masih menunggu hasil perhitungan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Hasil survei dan perhitungan tersebut masih berada di tangan KJPP sehingga belum ada kepastian mengenai waktu pembayaran santunan kepada masyarakat.

Brampi berharap proses perhitungan tersebut dapat segera diselesaikan agar masyarakat memperoleh kepastian atas hak mereka.

“Kita berdoa saja supaya proses ini bisa dilakukan dalam bulan ini. Dengan begitu, pembayaran santunan juga bisa segera dilaksanakan,” harapnya.

Di sisi lain, Brampi meminta masyarakat dan kelompok pemuda Lermatang tetap menahan diri serta mengedepankan komunikasi dalam memperjuangkan aspirasi.

Ia memahami perjuangan pemuda merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat. Namun, tindakan penghentian aktivitas maupun pengeluaran pihak-pihak tertentu dari rumah mereka diharapkan dapat dipertimbangkan kembali.

“Saya tahu bahwa teman-teman pemuda punya perjuangan untuk kepentingan masyarakat. Tetapi, sambil menunggu hasil perhitungan dari KJPP, kita harus bersabar,” katanya.

Brampi juga mengaku yakin pihak INPEX tidak mengabaikan aspirasi masyarakat. 

Menurutnya, pihak perusahaan tetap menyatakan kesiapan untuk melakukan pembayaran setelah hasil perhitungan KJPP diterima.

“Saya sangat yakin mereka tidak menganggap remeh aspirasi masyarakat. Pihak INPEX juga sementara menunggu hasil perhitungan dari KJPP dan tetap menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembayaran,” tandasnya.(S-26)

BERITA TERKAIT