SIWALIMA.id > Berita
Daerah | Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 14:47 WIT
Dua RM Padang dan Satu Kios di Passo Ludes Terbakar

AMBON, Siwalima.id - Dua Rumah Makan Pa­dang dan satu kios sem­bako yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi, Negeri Passo, Kecamatan Bagua­la, Kota Ambon, Kamis (15/10) dini hari ludes terbakar. 

Peristiwa naas yang ter­jadi sekitar pukul 01.03 WIT itu, bukan saja mengha­ngus­kan tiga tempat usaha itu saja, namun juga ber­dampak pada gudang lo­gis­tik milik Sekolah Polisi Ne­gara (SPN) Polda Malu­ku dan sejumlah ruangan di Polsek Baguala.

Ketiga tempat usaha yang terbakar itu, masing-masing RM Padang milik Mustafa Ardi dan RM Padang Sari Minang mi­lik Ampi Leleulya, serta Kios Sem­bako Haikel milik Yusran Heldin.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Jane Luhukay menjelaskan, ber­da­sarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran pertama kali diketahui setelah warga mendengar teriakan seorang pengemudi ojek di sekitar pertigaan Polsek Baguala.

Ida Wasahua (saksi) yang se­dang bertugas pada RM Padang milik Mustafa Ardi mengaku, sempat beraktivitas di dapur lantai dua sekitar pukul 22.00 WIT hingga tengah malam.

Setelah selesai memanaskan kuah, saksi menuju meja kasir dan duduk bersama rekannya, Susi Buton, sambil menunggu pelang­gan. Saat keduanya berada di de­pan meja kasir, terdengar teriakan pengemudi ojek yang memberi­tahukan telah terjadi kebakaran.

“Mendengar teriakan itu, saksi kemudian membangunkan rekan-rekannya yang sedang tidur sebelum bersama-sama menye­la­mat­kan diri keluar dari bangunan rumah makan,” ujar Ipda Jane mengutip keterangan saksi Ida. 

Keterangan yang sama juga disampaikan pemilik RM Padang Sari Minang, Ampi Leleulya, bahwa dirinya terbangun setelah mende­ngar teriakan kakaknya Endi Kesaulia, yang memberitahukan adanya kebakaran.

Saat keluar, Ampi (saksi) melihat api mulai membesar dari bagian da­pur RM milik Mustafa Ardi. Meli­hat kobaran api, saksi Ampi ber­sama Endi dan Sami Lesnusa sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan per­alatan seadanya.

Namun, kobaran api semakin membesar dan mulai menjalar ke RM Padang Sari Minang, sehingga mereka akhirnya meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri.

Upaya pemadaman dilakukan, setelah empat unit mobil pema­dam kebakaran dan satu unit kendaraan taktis Water Cannon tiba di lokasi sekitar pukul 01.15 WIT.

“Petugas berupaya memadam­kan api hingga sekitar pukul 03.00 WIT. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet lebih jauh ke bangunan lainnya,” jelas Ipda Jane. 

Kapolsek Baguala, Iptu Esterlina Titiheru, bersama Wakapolsek, Aiptu E. Risakotta, turut tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 02.00 WIT. Personel kepoli­sian yang tiba di lokasi TKP, turut membantu petugas pemadam kebakaran, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi guna mendukung proses penanganan lebih lanjut.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada personel yang dilaporkan men­jadi korban. Namun, kerusa­kan material terjadi pada tiga tempat usaha dan sebagian ba­ngunan fasilitas kepolisian.

“Kerugian material akibat keba­karan tersebut diperkirakan menca­pai Rp700 juta,” urai Ipda Jane. 

Saat ditanya penyebab keba­karan Ipda Jane mengaku, belum diketahui pasti penyebab keba­karan, namun berdasarkan infor­masi awal yang beredar, api diduga berasal dari lantai dua RM Padang milik Mustafa Ardi, yang memiliki sejumlah kompor untuk keperluan memasak.

“Informasi tersebut masih se­batas dugaan awal dan belum da­pat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Polisi telah melakukan penanganan awal di lokasi keja­dian dan mengambil keterangan sejumlah saksi untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas Ipda Jane.

Damkar

Terpisah, Kadis Damkar Kota Ambon Alfredo Hehamahua menje­laskan, laporan kejadian ini diterima petugas pada pukul 01.00 WIT, menerima laporan itu, petugas langsung bergerak mennuju ke lokasi kejadian dan tiba di lokasi lima menit kemudian atau tepatnya pukul 01.05 WIT.

Empat unit mobil pemadam dan puluhan personel dikerahkan untuk menangani kejadian kebaka­ran tersebut. Keempat mobil Dam­kar yang dikerahkan ini, dianta­ra­nya 2 dari markas Komando de­ngan 30 personel, 1 dari Pos Passo dengan 4 personel dan 1 dari Pos Hative Besar dengan 7 personel. 

“Informasi awal itu, api pertama kali muncul dari lantai dua bagian dapur Rumah Makan Padang, kemudian merembet ke Rumah Makan Sari Minang dan sebuah kios 24 jam,” beber Alfredo kepada Siwalima di Balai Kota, Kamis (15/10).

Peresonel Damkar yang tiba di TKP langsung melakukan pema­daman hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 03.15 WIT. Se­telah kondisi terkendali, personel pemadam kebakaran kembali ke pos masing-masing. “Hingga kini, belum ada kete­rangan resmi me­ngenai penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang di­timbulkan akibat peristiwa terse­but,” papar Alfredo.(S-30/S-10)

BERITA TERKAIT