AMBON, Siwalimanews – Dinas PUPR Maluku kembali tidak dapat memastikan, kapan renovasi rumah dinas gubernur di Mangga Dua, selasai dilaksanakan.
Pasalnya sampai dengan saat ini, rumah dinas orang nomor satu di Provinsi Maluku yang terletak di Kecamatan Nusaniwe ini, belum juga tuntas dikerjakan.
PPK Proyek Rehabilitasi Rumah Jabatan Gubernur Pierad Latuihamalo yang dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (23/4) mengaku, sampai dengan saat ini pekerjaan rumah dinas gubernur masih terus dilakukan.
Ia mengaku, berdasarkan kontrak pekerjaan fisik, baru diselesaikan pada bulan Mei mendatang, namun tidak bisa langsung ditempati gubernur karena ada beberapa jenis pekerjaan seperti interior, meubeler dan landscape yang belum tuntas.
Ia kembali berjanji, rehabilitasi kediaman gubernur ini, baru akan selesai 100 persen dan di tempati paling terlambat bulan Agustus, namun waktu tersebut belum dapat dipastikan.
“Untuk pekerjaan yang masih sementara dikerjakan dapur dan gudang patwal, karena itu bangunan rusak berat dan mobilisasi material agak memperlambat pekerjaan, serta pekerjaan gedung independen yang sementara dikerjakan,” urai Latuihamalo.
Pekerjaan rehabilitasi rumah dinas ini kata Latuihamalo, juga terkendala dengan cuaca, dimana saat ini sudah masuk musim penghujan yang tentu akan berpengaruh pada pekerjaan interior.
“Kita merencanakan dan usahakan, tetapi tergantung alam dan cuaca karena untuk pekerjaan interior, cuaca sangat penting, sebab faktor kelembapan sangat memperhambat hasil pekerjaan interior khususnya pemasangan wallpaper di dinding,” ucap Latuihamalo.
Di sisi lain kata Latuihamallo, pemesanan meubeler yang sudah dipastikan dipesan dari luar Ambon, juga membutuhkan waktu yang mencapai satu bulan, seperti yang terjadi pada kediaman wakil gubernur beberpa waktu lalu.
“Kemarin untuk meubeler di kediamaan wagub itu hampir 1 bulan baru barang tiba di lokasi, belum lagi waktu untuk perakitan dan penempatan barang-barang tersebut,” akuinya.
Sedangkan untuk landscape lanjut Latuihamalo, bunga dan tanaman-tanaman yang akan dipasang pada area taman, juga sampai saat ini belum tuntas. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian khususnya Bagian Pertamanan untuk memberikan jenis-jenis bunga dan tanaman yang akan di tempatkan di kediaman.
“Kita belum tahu pasti apakan tanaman tersebut ada jenis-jenisnya di Ambon atau tidak, kalau tidak ada maka kita harus pesaan di jawa lagi,” tandas Latuihamalo.
Kendati demikian, Latuihamalo memastikan, pihaknya akan bekerja maksimal guna mempercepat penyelesaian rehabilitasi rumah dinas gubernur untuk secepatnya ditempati.(S-20)