SIWALIMA.id > Berita
Online | Senin, 12 Oktober 2026 pukul 17:57 WIT
Walikota: BPD Harus Jadi Mitra Kades Bukan Lawan

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, Badan Permusyawaratan Desa harus menjadi mitra kepala desa, bukan sebagai lawan. 

Pasalnya, kolaborasi keduanya dinilai penting, agar pemerintahan desa, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif.

Hal itu disampaikan walikota, saat meresmikan anggota BPD Negeri Lama, Poka dan Wayame untuk masa bakti 2026-2034 di ruang Unit Layanan Administrasi Balai Kota, Senin (12/10).

Walikota mengaku, BPD memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk menjalankan fungsi pengawasan dan menjadi mitra kepala desa. Karena itu, hubungan kedua pihak harus dibangun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.

“Menjadi penyeimbang bukan menjadi musuh, bukan menjadi lawan. Menjadi mitra berarti duduk bersama, berbicara baik-baik dan menyelesaikan masalah dengan baik,” tandas walikota.

Menurut walikota, perbedaan pandangan antara BPD dan kepala desa merupakan hal yang dapat terjadi dalam pemerintahan. Namun, perbedaan tersebut harus diselesaikan secara bijaksana agar tidak menghambat pembangunan dan pelayanan publik.

Hal ini dikarenakan, kepala desa dan BPD memiliki tanggung jawab bersama, untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi serta kesejahteraan warga terus meningkat.

“Olehnya itu, pemkot berharap, semua desa bisa berkembang dan maju ditangan kepala desa dan BPD. Kedua pihak ini harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari waktu ke waktu,” ucap walikota.

Selain menyoroti hubungan kerja BPD dan kepala desa, walikota juga mengingatkan tantangan pemerintahan desa semakin berat, dimana kebutuhan masyarakat terus meningkat, sementara anggaran desa mengalami penurunan signifikan.

Sejumlah persoalan, seperti kerusakan jalan setapak, pembangunan saluran air, hingga penanganan banjir, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah desa. Dalam kondisi tersebut, kepala desa dan BPD diminta tidak hanya bergantung pada anggaran yang tersedia, tetapi juga berupaya menggali potensi ekonomi lokal untuk mendukung pembangunan.

“Saya mendorong pemerintah desa mengoptimalkan potensi PADesa serta mengembangkan BUMDes agar dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap walikota.

Walikota juga mengingatkan, pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi ditengah masyarakat,s ehingga kepala desa dan BPD diharapkan mencegah praktik diskriminasi serta menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui kegiatan kerja bakti secara rutin.

Ia berharap, anggota BPD yang baru dikukuhkan ini dapat menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan mendukung visi pembangunan Kota Ambon yang inklusif, toleran, serta berkelanjutan.

“Sinergi antara kades dan BPD jadi salah satu kunci atasi keterbatasan anggaran, sekaligus pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.(S-30)

BERITA TERKAIT