SIWALIMA.id > Berita
Ekonomi | Senin, 21 September 2026 pukul 13:28 WIT
SPBU Sepakat Layanan Biosolar Lebih Pagi

AMBON, Siwalima.id - PT Pertamina Patra Niaga wilayah Ambon telah meminta kepada SPBU di Kota Ambon agar melayani kon­su­men Biosolar lebih awal mulai pada pukul 05.00 WIT.

Hal ini merupakan hasil koor­dinasi bersama pertamina, kepolisian, mitra SPBU dan Asosiasi Sopir Truk pada Agustus lalu.

 "Layanan Biosolar di Kota Ambon dibuka mulai jam 5 pagi agar para pengguna Biosolar dapat meng­isi lebih awal sebelum jam sibuk pa­da pagi hari,” tulis Communication & Relations Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi dalam rilis, Sabtu (19/9).

Dirinya menyebut jam layanan lebih awal ini diharapkan juga dapat meningkatkan ketertiban dan mengurangi kepadatan di area SPBU pada jam sibuk.

Pertamina Patra Niaga kata Bra­mantyo menjelaskan suplai Biosolar ke SPBU direncanakan dengan baik untuk menjaga ketersediaan stok.

Perencanaan suplai dan proses bongkar yang tepat waktu juga di­harap­kan mengurangi kepadatan di SPBU.

"Stok kami terus jaga, penyaluran pun saat ini dilakukan sesuai aturan penugasan yang diberikan kepada Pertamina, ini adalah bentuk trans­paransi penyaluran BBM bersub­sidi,” tegasnya.

Pertamina juga akan terus mem­prioritaskan pasokan suplai dari Integrated Terminal Wayame ke SPBU-SPBU agar layanan yang dimulai lebih awal pada pagi hari dapat berjalan maksimal.

Pada tanggal 14 September lalu juga telah dilakukan rapat koordinasi mengenai keandalan pasokan dan ketersediaan BBM yang dipimpin oleh Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto bersama pemerintah pro­vinsi, TNI, dan Pertamina.

Sinergi dan koordinasi rutin ini dilakukan sebagai upaya bersama me­mastikan ketersediaan dan kelan­caran distribusi, serta menjaga laya­nan BBM bagi masyarakat.

"Kita melihat fenomena adanya antrian di sejumlah SPBU. Namun, untuk wilayah Maluku, saya tegas­kan antrian tersebut khusus kenda­raan-kendaraan logistik. Memang ada pengaturan di situ,” katanya.

Pengaturan lanjutnya dilakukan untuk mengantisipasi tindak pidana penyalahgunaan BBM.

Untuk mengantisipasi modus terkait penyalahgunaan BBM ber­subsidi, Polda Maluku juga sudah menurunkan tim gabungan bersama pemda, TNI dan Pertamina guna melakukan peman­tauan dan pengawasan di lapangan.

Masyarakat juga diimbau tetap membeli BBM sesuai kebutuhan, tetap tertib saat mengantri.

“Kami ingatkan jangan coba-coba melakukan kecurangan,” pungkas Kapolda Maluku.

Pertamina Patra Niaga sangat meng­apresiasi langkah cepat Polda Maluku bersama seluruh pihak terli­bat dalam melakukan penga­wasan dan penindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pertamina Patra Niaga sendiri telah melakukan pembinaan kepada 6 SPBU di Kota Ambon hingga September yang terbukti menyalurkan BBM subsidi tidak sesuai aturan.

“Ini adalah bagian langkah kami un­tuk menjaga penyaluran BBM bersubsidi yang lebih baik," ucap Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Ambon, Aria Aditya.

Apabila masyarakat membutuh­kan informasi terkait produk, laya­nan, ataupun pertanyaan lainnya agar dapat langsung menghubungi Pertamina Contact Center 135.(S-27)

BERITA TERKAIT