PEMERINTAH Kabupaten Maluku Tengah menyalurkan bantuan sembako bagi 22 kepala keluarga korban kebakaran rumah akibat bentrok antar pelajar di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (19/8).
Puluhan paket bantuan berupa beras 5 kilogram, minyak goreng, susu, terigu, gula pasir, dan teh itu diserahkan langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, di Posko Penanganan Darurat Bencana, Kantor Desa Hunuth, Sabtu (23/8).
Kehadiran orang nomor satu di bumi Pamahanunusa ini disambut antusias warga yang masih berduka akibat rumah mereka dibakar massa.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, bupati didampingi Kepala Desa Hunuth Yondri Kappuw, serta Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Malteng, Abdul Asis Marasabessy.
Zulkarnain menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga Hunuth.
âBeta ikut berduka dan prihatin. Mohon maaf sebesar-besarnya kepada basudara di Hunuth. Katong semua seng kehendaki kondisi ini. Beta datang untuk meringankan beban yang dialami,â ujar bupati.
Bupati menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Gubernur Maluku dan Wali Kota Ambon untuk pemulihan warga Hunuth.
âJangan ada lagi yang bikin rugi dan tambah beban. Tidak ada untung dari konflik. Mari didik anak-anak kita, sebab kondisi seperti ini hanya melahirkan kerugian,â tandasnya.
Warga Hunuth dalam kesempatan itu berharap, selain rumah yang terbakar dapat dibangun kembali, kerugian lain berupa harta benda dan sepeda motor yang ikut terbakar juga mendapat perhatian pemerintah.
Mereka juga meminta pelaku pembakaran diproses hukum, serta narasi provokatif di media sosial segera diminimalisir.
Warga menegaskan butuh regulasi tegas agar konflik serupa dengan warga Hitu dan Hitulama tidak lagi terulang di masa mendatang. (S-17)