AMBON, Siwalima.id – Kapolres SBT, AKBP Ricky Pranata Vivaldy memimpin personelnya untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Administratif, Sumber Agung, Kecamatan Bula Barat, Senin (19/10).
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.35 WIT di kawasan lahan gambut yang berada di sekitar jalan lintas antar kabupaten.
“Berdasarkan keterangan Hadi Jaya (47) warga desa Sumber Agung, api awalnya muncul dari dalam lahan gambut, kemudian merembet ke sebagian areal hutan di sekitarnya,” tulis Humas Polres SBT dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Senin (19/10) malam.
Berdasarkan hasil pemantauan awal menurut pihak humas, lokasi kebakaran berjarak sekitar 50 meter dari jalan lintas antar kabupaten dan jauh dari permukiman warga. Area tersebut juga tidak termasuk kawasan hutan lindung, kawasan konservasi, hutan produksi, maupun perkebunan milik masyarakat.
Luas lahan yang terdampak akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare. Sekitar pukul 13.10 WIT, Kapolres SBT tiba di lokasi bersama Kabagops Edward Purba, Kasat Intelkam Iptu Mohthahar S Solissa, KBO Samapta Ipda J Manulang, serta Kapolsubsektor Banggoi Ipda M Ain Wokas.
“Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh pada areal yang terbakar dengan mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres,” jelas pihak humas.
Upaya ini, dilakukan untuk mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke area lainnya serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan sekitar.
Kapolres SBT AKBP Ricky Pranata Vivaldy pada kesmepatan itu mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat sebagai bentuk respons dan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman. Kami berupaya agar api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” tulis pihak humas mengutip ucapan kapolres.
Kapolres juga menghimbau masyarakat, agar meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya ditengah kondisi cuaca yang berisiko memicu kebakaran.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secepat mungkin. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” pinta kapolres.
Hingga pukul 16.25 WIT, kondisi api dilaporkan mulai berangsur-angsur padam. Meski demikian, personel jajaran Polsubsektor Banggoi tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, mengingat lahan gambut berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.
Polres SBT menegaskan komitmennya, untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan penanganan terhadap situasi yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan warga.
Melalui kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dapat berjalan optimal, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur.(S-06)