SIWALIMA.id > Berita
Online | Rabu, 13 Agustus 2025 pukul 17:28 WIT
Bupati: GAMKI Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

TIAKUR, Siwalimanews – Bupati Maluku Barat Daya  Benyamin Thomas Noach menegaskan, organisasi kepemudaan seperti GAMKI, harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah.

Untuk itu, dirinya memberikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi cabang yang telah memilih Eros Akse sebagai Ketua dan Yonas Amos sebagai Sekretaris, sekaligus pelantikan pengurus yang dinilai tepat waktu dan solid.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk organisasi pemuda seperti GAMKI, untuk bersama-sama mengisi pembangunan. Saya berharap pengurus baru dapat menjadi motor penggerak yang mempersatukan pemuda, membangun ide kreatif, dan mendorong program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ucap bupati dalam sambutannya pada pelantikan Pengurus GAMKI MBD periode 2025-2028 di Pendopo Bupati, Senin (11/8) kemarin.

Bupati berharap, pengurus DPC GAMKI MBD dapat menjaga kekompakan internal, memperkuat kolaborasi lintas sektor dan senantiasa hadir ditengah masyarakat dengan aksi nyata.

“Pelantikan pengurus yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Sinurat dan Ketua DPD GAMKI Maluku  pak Samuel P Ritiauw, dan jajaran pengurus provinsi menjadi momentum penting bagi GAMKI MBD untuk berkontribusi dalam gerakan sosial dan pembangunan daerah,” tandas bupati.

Ditempat yang sama, Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Marthin Philip Sinurat menekankan, pentingnya peran GAMKI dalam mendorong pembangunan daerah melalui gerakan sosial yang nyata. Pelantikan kali ini istimewa, karena dihadiri lengkap jajaran pimpinan organisasi.

“Tanah ini memiliki kekayaan dan potensi luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya berharap potensi ini dapat kita dorong bersama, baik oleh pemda maupun GAMKI,” harap Sahat.

Ditempat yang sama Ketua DPC GAMKI MBD Eros Akse berjanji, GAMKI akan menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, menjadi ruang aman sekaligus progresif bagi kaum muda Kristen.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjawab tantangan zaman mulai dari digitalisasi, krisis lingkungan, intoleransi, hingga disorientasi generasi muda dengan keberanian, ketekunan dan kolaborasi lintas sektor.

“Pemuda Kristen bukan hanya bisa bicara, tetapi juga harus mampu bekerja dan berdampak. Mari jalani periode ini bukan sekadar masa jabatan, tetapi perjalanan pelayanan yang bermakna, memberi warna di tengah masyarakat, dan membawa harapan bagi MBD,” ajak Eros.(S-28)

BERITA TERKAIT