AMBON, Siwalima.id - Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, minta PT PLN untuk meningkatkan elektrifikasi khususnya pada wilayah-wilayah terpencil.
Permintaan ini kata Benhur, sangat beralasan, mengingat hingga saat ini masih terdapat begitu banyak wilayah terpencil di Maluku yang belum menikmati akses listrik secara penuh.
Bahkan, DPRD telah memanggil PLN untuk membicarakan persoalan elektrifikasi sebagai respon atas keluhan masyarakat yang merasa selama ini belum mendapatkan akses kelistrikan.
"Persoalan kelistrikan ini bukan saja menyangkut penerangan tetapi juga menyangkut akses kesehatan, pendidikan dan usaha masyarakat, karena itu kita minta PLN untuk meningkatkan elektrifikasi pada daerah-daerah yang belum mendapatkan akses listrik 24 jam,” ucap Benhur kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Rabu (23/9).
Beberapa daerah yang belum mendapatkan akses listrik secara baik kata Benhur, terjadi Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya Buru, Buru Selatan hingga wilayah Maluku bagian selatan, akibatnya akses telekomunikasi juga terhambat.
Daerah-daerah di Maluku yang masih sulit akses listrik, harus diusulkan kepada pemerintah pusat agar mendapat perhatian untuk ditangani pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Disamping itu, PLN harus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar pengembangan jaringan listrik pada daerah yang belum ada infrastruktur kelistrikan dapat berjalan seiring dengan pembangunan lainNya.
“Seluruh masyarakat Maluku harus mendapatkan pelayanan yang sama sebagai bentuk kehadiran negara memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, termasuk dari akses kelistrikan,” Tandas Benhur.
Benhur menegaskan, semua perjuangan dilakukan hari ini harus dirasakan masyarakat dan PLN dalam menjalankan usaha bisnisnya harus tetap memberi manfaat bagi masyarakat Maluku dan menjaga kepentingan setiap masyarakat, sehingga pembangunan daerah ini dapat berjalan jauh lebih baik.(S-20)