AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 31 perwira Kodam XV Pattimura mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.
Prosesi kenaikan pangkat itu, diumumkan dalam upacara laporan korps kenaikan pangkat yang dipimpin Pangdam XV Pattimura, Mayjen Dody Triwinarto, Kamis (1/10) di serambi kehormatan Makodam Pattimura.
Dari 31 perwira yang menerima kenaikan pangkat, lima perwira naik dari Letnan Kolonel menjadi Kolonel, empat perwira dari Mayor menjadi Letnan Kolonel, dan 22 perwira dari Kapten menjadi Mayor.
Pangdam dalam amanatnya mengatakan, Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda pangkat di pundak, tetapi membawa konsekuensi terhadap peningkatan tanggung jawab, keteladanan dan kualitas pengabdian.
Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan negara atas prestasi, dedikasi, loyalitas, serta keberhasilan prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Kenaikan pangkat bagi prajurit bukan merupakan hadiah dan bukan pula sesuatu yang otomatis, tetapi merupakan wujud penghargaan dari negara atas prestasi, dedikasi dan loyalitas pengabdian yang telah ditunjukkan oleh para perwira,” ucap Pangdam.
Proses kenaikan pangkat, lanjut Pangdam, dilakukan berdasarkan penilaian yang objektif, menyeluruh, dan transparan. Karena itu, pangkat yang disandang harus diikuti dengan peningkatan kualitas pribadi maupun profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Semakin tinggi pangkat seorang perwira, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Para perwira juga dituntut mampu menjadi contoh bagi anggota dibawahnya.
"Tuntutan dan tantangan tugas TNI AD ke depan, saya berharap para perwira dapat jadi panutan dan teladan bagi bawahannya. Lakukan yang terbaik dengan berani, tulus dan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pinta Pangdam.
Pangdam juga minta para perwira yang memperoleh kenaikan pangkat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan satuan serta diharapkan mampu membentuk prajurit TNI AD yang semakin kuat, tangguh, profesional, serta siap menjalankan tugas pokok sebagai alat pertahanan negara.
Kualitas pengabdian prajurit, tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuan menjaga hubungan dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat komitmen pengabdian, serta memberikan karya terbaik bagi satuan, TNI AD, bangsa, dan negara," pesan Pangdam.(S-10)