SIWALIMA.id > Berita
Pendidikan | Rabu, 7 Mei 2025 pukul 16:11 WIT
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Dikbud Petakan Pemerataan Guru

AMBON, Siwalimanews – Guna meningkatkan mutu pendidikan di Maluku, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pemetaan distribusi guru di sebelas Kabupaten dan Kota.

Pemetaan kebutuhan guru tersebut dilakukan Dikbud Maluku sebagai tindaklanjut dari visi dan misi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur, Abdulah Vanath.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, James Leiwakabessy mengungkapkan pemerataan guru merupakan salah satu arahan gubernur yang harus diselesaikan segera.

“Posisi mutu pendidikan kita saat ini berada di posisi keempat terbawah secara nasional, makanya Pak Gubernur memerintahkan agar dilakukan pemetaan Guru di Maluku,” kata Leiwakabessy.

Menurutnya, Dikbud telah melakukan pemetaan terhadap alasan guru-guru enggan ditempatkan di wilayah terpencil yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten/kota atau provinsi.

Kondisi ketersediaan sarana dan prasarana pendukung seperti rumah dinas guru kata Leiwakabessy, menjadi alasan guru enggan menetap di daerah terpencil ditambah lagi dengan kondisi ekonomi guru yang merasa jauh dari keluarga.

Selain itu, adanya kepentingan kurikulum khususnya mata pelajaran tertentu yang kecenderungannya lebih banyak di sekolah-sekolah yang memberikan peluang untuk sertifikasi.

“Persoalan yang ada paling hakiki yakni, guru yang beragama Kristen ketika ditempatkan di sekolah yang mayoritas siswa Muslim atau sebaliknya guru yang beragama Muslim ketika ditempatkan di sekolah yang mayoritas siswanya Kristen, maka tentu akan kesulitan juga,” bebernya.

Dengan adanya beberapa persoalan terkait pemetaan guru ini, maka Leiwakabessy memastikan pihaknya akan mencari solusi sehingga kedepan guru-guru dapat didistribusi dengan baik.

“Kehadiran saya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dalam upaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan, maka kita akan menata kembali dalam rangka penyebaran penempatan guru sesuai dengan kebutuhan sekolah di wilayah masing-masing 11 kabupaten dan kota,” tegas Leiwakabessy. (S-20)

BERITA TERKAIT