AMBON, Siwalima.id - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pattimura (Unpatti) membantu pemerintah mencetak guru profesional melalui penguatan pengalaman praktik di sekolah, pengembangan kreativitas dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan.
Pengelola sekaligus Pengajar Mata Kuliah Proyek Kepemimpinan PPG Unpatti, Prof Patris Rahabav menjelaskan pendidikan sarjana memberikan landasan teori dan praktik bagi mahasiswa.
Sementara itu PPG berperan mematangkan kompetensi melalui pengalaman langsung di lingkungan sekolah.
Menurutnya, proses pendidikan guru membutuhkan keterlibatan dosen dan guru secara bersama-sama untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan pelaksanaan pembelajaran di kelas.
“Kolaborasi tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep pembelajaran secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi sekolah,” terang Patris.
Selain penguatan kompetensi, Patris menyebut mahasiswa yang dibimbingnya telah menghasilkan dua buku yang direncanakan terbit secara nasional.
Ia menilai, dukungan terhadap penerbitan karya mahasiswa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas akademik sekaligus mempersiapkan program PPG menghadapi proses akreditasi.
Patris menegaskan, upaya mencapai predikat unggul bukan hanya menjadi tanggung jawab fakultas, melainkan membutuhkan kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan profesi guru.
“Untuk sampai ke predikat unggul bukan tugas fakultas saja, tapi tugas bapak ibu kepala sekolah, tugas mahasiswa PPG. Tugas kita sekalian dengan cara dan kemampuan kita masing-masing,” pesannya.
Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan guru harus dibangun melalui kerja sama antara perguruan tinggi, kepala sekolah, guru dan mahasiswa PPG.
Melalui kolaborasi tersebut, kompetensi yang diperoleh selama pendidikan profesi diharapkan dapat diterapkan secara nyata ketika lulusan menjalankan tugas sebagai pendidik di sekolah.
Sebelumnya, Sekretaris PPG Unpatti, Samuel Patra Ritiauw membuka kegiatan gelar karya proyek kepemimpinan di Pelataran Gedung PPG Dekanat Lama FKIP Unpatti, Selasa (27/10)
Dirinya pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa PPG untuk menunjukkan hasil karya, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat pengalaman praktik kepemimpinan dalam konteks pendidikan.
“Melalui kegiatan tersebut, PPG Unpatti berupaya memperkuat sinergi antara kampus dan sekolah dalam menyiapkan guru profesional yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan di Maluku,” kata Ritiauw.
Ia menambahkan, penguatan kompetensi, produktivitas akademik, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru di wilayah Maluku.(S-25)