AMBON, Siwalimanews –Â Rektor Universitas Pattimura Ambon, Fredy Leiwakabessy menemukan sejumlah kendala saat melakukan kunjungan kerja ke MBD dan Kabupaten Kepulauan Aru.
Kunker rektor untuk melihat langsung proses pembelajaran, sarana dan prasarana yang tersedia di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Selain itu juga melakukan dialog bersama para mahasiswa maupun dosen.
Kepada wartawan, rektor mengaku meninjau seluruh pelaksanaan pembelajaran, sarana dan prasarana yang tersedia di sana, serta melihat sejauh mana dukungan pemerintah daerah terhadap aset yang telah diberikan bagi pelaksanaan PSDKU.
Dalam pertemuan tersebut, ditemukan sejumlah kebutuhan yang mendesak, mulai dari pembenahan sarana hingga dukungan bagi dosen untuk proses kenaikan pangkat.
âKami melihat masih ada beberapa sarana yang perlu segera dibenahi, serta kebutuhan para dosen untuk mendukung proses kenaikan pangkat,â katanya.
Untuk itu, Unpatti berkomitmen untuk memperjuangkan akses pendanaan yang lebih luas bagi dosen dan tenaga pendidik di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal.
âTermasuk di dalamnya pemanfaatan skema remunerasi dan Pembangunan guna meningkatkan mutu pendidikan secara merata,â janjinya.
Pihak unpatti juga akan berupaya agar dosen-dosen di PSDKU juga mendapatkan akses terhadap berbagai skema pendanaan, sehingga kualitas pendidikan terus meningkat, tidak hanya di Ambon, tetapi juga di daerah terpencil.
âKunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik tolak peningkatan perÂhatian terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah keÂpuÂlauan yang selama ini menghadapi berbagai tantangan geografis dan infrastruktur,â ujarnya.
Ia Dalam kunjungannya itu juga rektor menyoroti pentingnya kejeÂlasan regulasi, khususnya terkait mekanisme hibah dari pemerintah daerah kepada perguruan tinggi.
âIdealnya, hibah dari pemda diserahkan terlebih dahulu ke kementerian, baru kemudian dibeÂrikan hak kelola kepada Unpatti,â jelasnya.
Selain meninjau infrastruktur dan administrasi, pihaknya juga mengadakan dialog dengan dosen dan mahasiswa untuk menyerap aspirasi secara langsung. (S-25)