SIWALIMA.id > Berita
Pendidikan | Selasa, 15 September 2026 pukul 13:31 WIT
Malle Minta FKIP Tingkatkan Kontribusi bagi Masyarakat

AMBON, Siwalima.id - Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Dominggus Malle mengatakan usia 65 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah institusi pendidikan.

“Bertambahnya usia harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pesan Malle dalam sambutan saat peringatan Dies Natalis ke-65 di Pelataran Gedung Baru FKIP, Kamis (10/9).

Peringatan tersebut menjadi momentum bagi civitas akademika FKIP untuk merefleksikan perjalanan panjang lembaga dalam mencetak tenaga pendidik.

 “FKIP Unpatti dituntut menjadi bagian dari kampus yang berdampak dan tidak terlepas dari peranan se­mua komponen di dalamnya, ter­masuk civitas akademika,” katanya.

Ia menilai seluruh komponen di lingkungan FKIP memiliki peran strategis dalam memastikan fakultas mampu memberikan dampak yang lebih luas.

Untuk itu FKIP bisa meman­fa­atkan media informasi sebagai sa­rana untuk memperkenalkan berba­gai capaian dan perkembangan fa­kultas kepada masyarakat.

Masyarakat perlu mengetahui FKIP Unpatti terus berkembang, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas sumber daya manusia.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Dekan FKIP karena ada tiga program studi yang sudah terakre­ditasi unggul.

“Ke depannya program studi lainnya dapat mengikuti akreditasi tersebut. Capaian diraih FKIP pada usia 65 tahun dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas fakul­tas sekaligus memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Dekan FKIP  I H Wenno mengatakan FKIP didirikan pada 10 September 1961 dengan tujuan memberikan kesem­patan kepada masyarakat menge­nyam pendidikan tinggi serta turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kehadiran kita semua saat ini adalah bukti nyata dari kesatuan, komitmen, dan niat baik kita untuk mewujudkan FKIP yang cerdas, edukatif, religius, integritas dan amanah,” katanya.

Selama 65 tahun FKIP telah melalui perjalanan panjang dalam membangun lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga pendidik dan memberikan kontribusi bagi ke­majuan pendidikan serta pembangu­nan di Maluku.

Pihaknya juga terus berupaya men­dukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, sekaligus mewu­jud­kan visi universitas dan visi FKIP.

Peningkatan kualitas pembe­lajaran menjadi salah satu fokus FKIP. Berbagai program dilakukan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa baik soft skill maupun hard skill.

FKIP juga menjalankan program pertukaran mahasiswa dengan Jer­man melalui implementasi kurikulum perguruan tinggi dengan pendeka­tan Outcome Based Education (OBE).

Selain pengembangan akademik, mahasiswa FKIP juga mencatat sejumlah prestasi pada 2026.

“Mahasiswa Program Studi Pen­didikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), misalnya, berhasil menjadi Juara Umum Program Kreativitas Maha­siswa (PKM) tingkat fakultas,” bebernya.

Mahasiswa PGSD juga meraih juara umum pekan seni mahasiswa tingkat universitas dengan meraih juara pada empat mata lomba.

Dari sisi akreditasi, ia menyebut saat ini terdapat tiga program studi di FKIP yang telah memperoleh predikat unggul yakni Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Jerman dan Pendidikan Sejarah.

Selain itu, sebanyak 12 prodi telah terakreditasi baik sekali, dua program studi terakreditasi baik, dan satu program studi berstatus aktif.

FKIP juga mempersiapkan lima prodi menjalani reakreditasi dengan target memperoleh predikat unggul. Direncanakan lima prodi akan melakukan reakreditasi dan diper­siap­kan untuk akreditasi unggul.

Ia menegaskan, peringatan Dies Natalis tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan.

“Momentum ini harus menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi akademik dan kepemimpinan manajerial dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks,” tandasnya.(S-25)

BERITA TERKAIT