BULA, Siwalimanews – Tiga tahun lamanya Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur membiarkan gedung SD Negeri 14 Pulau Gorom, kerusakan parah.
Padahal usulan sudah masuk dalam daftar dana DAK tahun 2023 dan tahun 2024 namun yang dicairkan untuk pembelian meja dan kursi bukan perbaikan plafon.
âKerusakan plafon sudah terjadi sejak lama padahal usulan perbaikan sekolah sudah lewat data sarpras, tapi belum ada tanda perbaikan,â jelas Kepala SD Negeri 14 Moh Saleh Urat ketika dikonfirmasi Siwalima, Selasa. (5/8).
Ia menyebut sampai saat ini kerusakan sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan SBT.
âKatong (kita) hanya bisa melaporkan dan usulkan keadaan bangunan fisik sekolah yang ada sekarang,â ungkapnya.
Dikatakan ketika musim hujan, pihaknya harus mengatur ulang posisi duduk para siswa pada loÂ-kasi yang tidak terjadi kebocoran.
Perbaikan plafon menurutnya membutuhkan anggaran yang sangat besar dan tidak bisa menggunakan anggaran BOS.
Ia berharap Dinas Pendidikan jangan hanya melihat untuk sekoÂ-lah yang dekat dengan ibukota kabupaten atau mudah di jangkau.
âHarapan saya semoga mereka akan turun sampai di pelosok-pelosok untuk melihat riil di lapangan, sehingga pembangunan pendidikan merata di seluruh SBT,â harapnya. (S-27)