AMBON, Siwalimanews – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura menandai peringatan Dies Natalis ke-27 dengan semangat baru dan penegasan arah transformasi kelembagaan.
Dalam acara puncak yang digelar di Gedung FST Unpatti, Jumat (4/7).
Dekan Henry Junus Wattimanela mengumumkan, perayaan tahun ini bukan hanya memperingati hari lahir fakultas yang dibentuk pada 26 Februari 1998, tetapi juga menandai pergantian nama resmi dari FT-MIPA menjadi Fakultas Sains dan Teknologi sejak 4 Juli 2024.
âIni adalah tonggak sejarah baru sebagai simbol transisi dan transformasi identitas kelembagaan menuju arah yang lebih progresif dan adaptif terhadap dinamika zaman,â ujar Wattimanela.
Dengan tema âSains dan Teknologi: Membangun Generasi Maluku yang Cerdas, Berkarakter, dan Inovatifâ, Dies Natalis ke-27 dihadiri Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, Wakil Rektor Universitas Pattimura, pimpinan lembaga vertikal, perwakilan Pemerintah Kota Ambon, jajaran dekan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan para undangan.
Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa 27 tahun perjalanan fakultas ini adalah buah dari perjuangan, dedikasi, dan kontribusi berbagai pihak dari para pendiri hingga mahasiswa.
âKita semua berada disini karena fondasi kuat yang dibangun oleh para pemimpin, dosen, staf, alumni, dan mahasiswa terdahulu,â tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, FST kini membawahi 11 program studi aktif, dengan dua prodi baru, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Rekayasa Instrumentasi dan Otomatisasi yang akan menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026. Prodi-prodi ini dikembangÂkan sebagai respons terhadap kebutuÂhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam hal pencapaian akademik, sejumlah program studi di FST telah menunjukkan prestasi membanggakan. Prodi Fisika dan Matematika telah meraih akreditasi âUnggulâ, disusul Statistika, Biologi, dan Ilmu Komputer yang meraih âBaik Sekaliâ. Sementara Prodi Teknologi Informasi dan Bioteknologi telah memperoleh status âBaikâ, dan Prodi Sains Biomedis tengah dalam tahap finalisasi dokumen akreditasi.
âProdi Biologi dan Fisika juga sedang didorong untuk memperoleh akreditasi unggul dan internasional sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan tinggi,â ungkap Wattimanela.
FST juga mencatat peningkatan signifikan dari sisi sumber daya manusia. Saat ini sebagian besar dosen telah menyandang gelar doktor, dan sejumlah lainnya tengah menempuh pendidikan S3. Beberapa dosen juga telah dikukuhkan sebagai guru besar. Selain itu, FST didukung oleh tenaga administrasi yang kompeten dan berdedikasi tinggi.
Jumlah mahasiswa aktif saat ini mencapai sekitar 1.400 orang, mencerminkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di FST Unpatti.
Selain itu, sejumlah jurnal ilmiah yang dikelola dosen FST telah terakreditasi nasional, menunjukkan komitmen dosen dalam mendukung publikasi ilmiah dan pengembangan keilmuan.
âPara dosen harus terus menjadi pilar keilmuan dan inspirasi moral, sementara mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan kemanusiaan,â pesan Dekan FST.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vatanh menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika FST Unpatti atas dedikasi dan kontribusi mereka selama ini.
âKami berharap Fakultas Sains dan Teknologi terus menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi terbaik Maluku yang akan berkontribusi bagi pembangunan daerah ini,â kata Vanath. (S-25)