SAAT puncak Upacara HUT Kota Ambon ke 450,Senin (8/9)di Lapangan Merdeka, diisi dengan Pengresmian Layanan Call Center 112 oleh Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Walikota yang ditemui usai pemimpin upacara perayaan HUT Kota Ambon ke 450, mengungkapkan pengresmian ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot), guna membantu masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan kedarurata
âUntuk membantu masyarakat dalam setiap persoalan yang terjadi teristimewa yang terkait dengan keadaan darurat entah itu kebakaran, bencana alam, sakit sampai dengan masalah PLN termasuk orang hilang dan lain-lain,â jelasnya.
Lanjutnya, semuanya terintegÂrasi dalam sebuah panggilan TuÂnggal bebas pulsa yakni nomor 112 selama 24 jam Penuh. HaraÂpannya, kedepan Pemkot dapat mengimplementaÂsiÂkan ini dengan baik.
âHarapannya Pemkot dapat meÂngimplementasikan secara baik supaya membantu masyarakat yang misalnya ada dalam keadaan darurat, dan perlu konfirmasi kaÂrena bencana dan lain-lainnya,â tandas Wattimena.
Sementara itu, Kepala Dinas KoÂminfo dan Persandian (DiskominÂfosandi) Kota Ambon, Ronald LekÂransy mengatakan, layanan pangÂgilan darurat 112 sebelumnya telah diperkenalkan pada pencanangan HUT Kota beberapa waktu lalu, dan mulai beroperasi penuh mulai hari ini.
âLayanan 112 telah menjadi noÂmor kedaruratan yang didorong pemerintah pusat untuk diterapkan di seluruh Provinsi,kabupaten/Kota di Indonesia, dan kini kota Ambon menjadi salah satu kota yang berhasil mengimplementasikanÂnya,â terangnya.
Lekransy mengakui, kedepan tugas Pemkot melalui DiskominÂfosandi dan OPD serta instansi terkait akan semakin berat sebab harus memastikan bahwa layanan ini berjalan dengan baik demi kepentingan warga kota ini.
Untuk diketahui turut menyaksiÂkan peresmian layanan Panggilan Darurat 112, Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Pemerintah Kementerian Komdigi RI, Mulyadi, yang menyerahkan sertifikat layanan 112 kepasa Walikota dan Wakil Walikota.(S-26)