AMBON, Siwalima.id - Wakapolda Maluku, Brigjen Arif Budiman menyebut turnamen domino yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, dapat mempererat soliditas TNI-Polri, pemda dan seluruh masyarakat.
Selain itu turnamen yang diikuti sebanyak 3.250 peserta dari Provinsi Maluku dan Maluku Utara dapat memperkuat sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Brigjen Budiman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekedar ajang kompetisi semata karena olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.
“Momentum HUT TNI ke-81 ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk semakin mempererat soliditas TNI-Polri, pemda dan seluruh elemen masyarakat,” kata Arif dalam rilis yang diterima Siwalima, Senin (28/9).
Menurut jenderal bintang satu tersebut, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan olahraga dapat memperkuat komunikasi sosial dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
“Melalui olahraga, kita membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan yang menjadi modal penting dalam menjaga keamanan serta kedamaian di Maluku,” ujarnya.
Arif menambahkan, keterlibatan ribuan peserta dari Maluku dan Malut menunjukkan olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan yang positif bagi masyarakat dari berbagai daerah, suku, agama, dan latar belakang sosial.
“Kami berharap semangat sportivitas dan persaudaraan yang terbangun melalui turnamen ini terus dibawa dalam kehidupan bermasyarakat,” pintanya.
TNI-Polri juga akan senantiasa hadir bersama pemda dan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Maluku tetap aman, damai dan kondusif.
Sebelumnya pembukaan, Pangdam XV Pattimura, Dody Triwinarto mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti open turnamen domino yang digelar di Tribun Lapangan Merdeka, Minggu (27/9).
Menurut dia, keikutsertaan ribuan peserta dari dua provinsi menunjukkan olahraga domino memiliki potensi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperluas komunikasi sosial.
“Di sini saatnya kita untuk saling mengenal, saling akrab. Karena dalam olahraga ini tidak ada pangkat dan tidak ada jabatan,” ujar Pangdam Dody.
Ia mengatakan, olahraga dapat menghilangkan sekat-sekat sosial dan mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana kekeluargaan.(S-25)