KETERSEDIAAN kebutuhan Sembilan Bahan Pokok salah satunya beras di Kabupaten Maluku Barat Daya masih aman, karena stok beras yang ada masih terbilang banyak.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Barat Daya, Wiliam Renjaan, yang ditemui Siwalima, di ruang kerjanya, Selasa (26/5) mengakui stok beras di Kabupaten Maluku Barat Daya masih aman.
Informasi terhakir beras di Maluku Barat Daya khusus Kota Tiakur dan sekitarnya yang akan masuk atau tiba 20 ton. Sehingga kesimpulan untuk beras aman.
Sementara untuk kategori kebutuhan sembako lainya, menurut William Renjaan, bahwa masih dalam pemantauan.
âNanti ada kapal tol Laut diprediksi bakal masuk lagi. Diharapkan agar ketersedian sembako ini harus ada, karena beras, gula dan terigu itu biasanya pemacu inflasi. Jadi kalau kurang kemungkinan inflasi naik. Namun kalau stoknya tetap harga bisa ditekan dan tidak memunculkan inflasi,â ungkapnya.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Barat Daya, Piter Rupillu, yang dikonfirmasi Siwalima, belum lama ini juga mengakui sembako di Maluku Barat Daya masih aman.
âKetersediaan sembako masih aman. Stok masih aman. Tol Laut sementara dalam perjalanan dari Surabaya menujuh Kabupaten Maluku Barat Daya,â singkat Rupillu. (S-28)