SIWALIMA.id > Berita
Kepulauan Tanimbar Membangun , Suplemen | Rabu, 23 September 2026 pukul 14:51 WIT
Bupati Temui Dirjen Bina Desa Amankan Sembilan Agenda Strategis

PEMERINTAH Kabupaten Kepu­lauan Tanimbar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan dan penataan pemerintahan desa.

Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, melakukan audi­ensi strategis dengan Direktur Jen­deral Bina Pemerintahan Desa Ke­menterian Dalam Negeri (Kemen­dagri) RI,  La Ode Ahmad P Bolom­bo, di Jakarta, Selasa (15/9) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Jau­werissa didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) KKT, Francois Zadrach Tagurih.

Sementara Dirjen Bina Pemdes didampingi sejumlah pejabat eselon Kemendagri, di antaranya Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Direktur Peng­em­bangan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Evaluasi Perkembangan Desa, serta Kasubdit Fasilitasi Ker­ja­sama Lembaga Pemerintahan Desa.

Audiensi tersebut membahas sedikitnya sembilan agenda strategis yang dinilai penting bagi percepatan pembangunan desa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sembilan agenda itu meliputi dukungan program strategis Ditjen Bina Pemdes untuk daerah, penegasan batas wilayah antar desa, pengakuan masyarakat hukum adat dan tanah ulayat, penataan administrasi untuk peningkatan status dusun menjadi desa, serta persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Selain itu, dibahas pula pening­katan kapasitas Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengusulan penambahan kuota Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) khusus putra-putri Tanimbar, pengembangan potensi desa melalui blue economy, desa digital, ekowisata dan desa te­matik, serta rencana kunjungan kerja Dirjen Bina Pemdes ke Tanimbar.

Jauwerissa mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab KKT memastikan berbagai kebutuhan pembangunan desa mendapatkan dukungan peme­rintah pusat.

“Kami datang untuk menyam­paikan langsung berbagai kebutu­han dan agenda strategis pemba­ngunan desa di Tanimbar. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan sehingga program-program tersebut dapat berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Jauwerissa selasa (22/9) di Saumlaki. 

Menurut dia, penguatan pemerin­tahan desa menjadi penting karena desa merupakan ujung tombak pela­yanan pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi mas­yarakat.

“Pemerintahan desa harus terus diperkuat, baik dari sisi kapasitas aparatur, administrasi pemerintahan maupun pengembangan potensi eko­nomi desa. Ini menjadi bagian penting dalam mendorong kesejah­teraan masyarakat Tanimbar,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati juga menyampaikan aspirasi mas­ya­rakat pesisir terkait keberlanjutan mata pencaharian pengambilan telur ikan.

Persoalan tersebut turut menjadi perhatian dalam pembahasan, ter­utama dalam konteks pengem­bangan kawasan dan pembangunan strategis di Tanimbar.

Di sisi lain, Ditjen Bina Pemdes mendorong desa-desa di Tanimbar mengambil peran dalam menjaga ruang dan mendukung kondusifitas pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Abadi Masela.

Desa diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan tata kelola ka­wasan sekaligus menjaga kepenti­ngan masyarakat lokal.

Jauwerissa menegaskan, pemba­ngu­nan PSN harus berjalan ber­iringan dengan kepentingan mas­yarakat desa.

“Pembangunan harus memberi­kan ruang yang besar bagi masyarakat lokal. Desa harus dipersiapkan agar mampu mengambil bagian dalam proses pembangunan, termasuk dalam menjaga lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Kemendagri juga memberikan sejumlah arahan kepada Pemkab KKT.

Pemkab diminta segera menyiap­kan regulasi teknis terkait penataan desa dan pelaksanaan Pilkades se­rentak. Pemerintah daerah juga dido­rong mem­percepat proses pe­nataan dan pe­ningkatan status dusun men­jadi desa.

Untuk pengusulan tambahan kuota Praja IPDN, Pemkab KKT diminta menyampaikan surat resmi kepada Menteri Dalam Negeri.

Sementara untuk peningkatan kapasitas aparatur desa, Ditjen Bina Pemdes dijadwalkan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pening­katan Kapasitas Perangkat Desa secara langsung di Saumlaki pada Oktober 2026.

Agenda tersebut diharapkan men­jadi momentum memperkuat ke­mampuan aparatur desa dalam men­jalankan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan desa.

“Kami menyambut baik arahan dan dukungan dari Ditjen Bina Pemdes. Ini akan menjadi dasar bagi kami untuk menindaklanjuti berbagai program yang sudah dibahas, ter­masuk pelaksanaan Bimtek di Saumlaki,” ujar Jauwerissa.

Audiensi tersebut menghasilkan komitmen positif dari jajaran Ditjen Bina Pemdes untuk mendukung program Pemkab KKT pada tahun anggaran 2027.

Selain dukungan terhadap agenda pembangunan desa, Dirjen Bina Pemdes beserta jajaran juga menya­takan kesiapan untuk melakukan kunjungan kerja langsung ke Ka­bupaten Kepulauan Tanimbar.

Bagi Pemkab KKT, kunjungan tersebut diharapkan dapat memper­kuat koordinasi sekaligus membuka ruang pembahasan langsung me­nge­nai berbagai persoalan peme­rintahan dan pembangunan desa di daerah kepulauan.

“Kami tentu berharap kunjungan kerja Dirjen Bina Pemdes ke Tanimbar dapat segera terealisasi. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, berbagai kebutuhan dan tantangan desa di Tanimbar dapat dipahami secara lebih komprehen­sif,” tandas Jauwerissa.(S-26)

BERITA TERKAIT