BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Klasis GPM Masohi dalam rangka memeriahkan HUT ke-90 GPM, Senin (15/9).
Kegiatan yang dipusatkan di Kota Masohi ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, distributor, dan berbagai stakeholder lainnya.
Dalam sambutannya yang di baca Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Sahlul Ikhsan, bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas peran Klasis GPM Masohi yang ikut mendukung ketahanan pangan masyarakat.
âIni bukti bahwa gotong royong atau Masohi adalah kekuatan besar kita,â tandasnya.
Bupati menegaskan, Gerakan Pangan Murah mengemban tiga misi utama, yakni menstabilkan harga pangan agar inflasi terkendali dan daya beli rakyat tetap terjaga, menjamin ketersediaan pangan pokok secara merata, serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
âDi tengah ketidakpastian global dan ketimpangan ekonomi yang berdampak pada inflasi, pemerintah daerah harus bergerak cepat mendukung sektor-sektor rentan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,â jelasnya.
Menurut bupati, kehadiran Gerakan Pangan Murah menjadi oase penting bagi warga karena kebutuhan pokok bisa diperoleh dengan harga lebih murah namun tetap berkualitas.
âKegiatan ini sudah beberapa kali kita lakukan dan akan terus dilaksanakan guna menjangkau lebih banyak warga. Selain menjadi program nasional, ini juga komitmen kami dalam memajukan perekonomian sekaligus mengendalikan inflasi daerah,â ujarnya.
Bupati juga mengajak masyaÂraÂkat untuk mengoptimalkan potensi pertanian pangan di setiap negeri maupun jemaat, termasuk memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan rumah.
âTanamilah bahan pangan dasar seperti cabai dan sayur-sayuran. Mari manfaatkan momentum ini untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga,â ajak Zulkarnain.
Mengakhiri sambutannya, bupati secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah Klasis GPM Masohi yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Tengah.
Sebelumnya, perayaan HUT ke-90 GPM di lingkungan Klasis Masohi diawali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti warga jemaat. Acara kemudian dilanjutÂ-kan dengan senam bersama dan pembagian doorprize yang berlangsung meriah hingga puncaknya, yaitu pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Sementara itu, Ketua Klasis GPM Masohi, Pdt. Adriana Lohy Norimarna menyampaikan apreÂ-siaÂsi atas dukungan pemerintah daerah dan semua pihak yang menopang kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan GPM hingga menginjak usia 90 tahun merupakan bukti kasih Tuhan yang senantiasa menyertai pelayanan gereja di tengah berbagai krisis yang melanda masyarakat Maluku.
âBayangkan, mulai dari konflik kemanusiaan dua dekade silam hingga pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, GPM tetap eksis dan terus hadir melayani umat. Itu semua karena kasih Tuhan yang nyata dalam kehiduÂpan bergereja,â ungkapnya. (S-17)