SIWALIMA.id > Berita
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Senin, 28 Juli 2025 pukul 15:47 WIT
Bodewin Apresiasi Suara Anak Saat Peringati HAN ke-41

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, bersyukur sebab di momentum HAN tahun ini, anak – anak yang diwakili Forum Anak Kota Ambon, telah menyampaikan “Suara Hati” yang menjadi harapan mereka untuk dapat diwujudkan oleh Pemerintah, salah satunya untuk mewujudkan Ambon sebagai Kota Layak Anak (KLA) .

Demikian Walikota kepada wartawan di Hotel Zest Ambon, Rabu (23/7) seiring dengan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk mewujudkan Ambon sebagai Kota Layak Anak

Menurutnya, momentum ini menjadi ruang bagi anak-anak Kota Ambon menyuarakan harapan dan aspirasi mereka, mulai dari permintaan untuk mendapatkan perhatian dalam setiap kebijakan pemerintah, hingga kebutuhan akan perlindungan dan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Dikatakan, pemerintah akan terus berupaya memperbaiki variabel pemenuhan hak-hak anak sesuai indikator Kota Layak Anak. Beberapa langkah nyata yang akan dilakukan antara lain: Pembangunan ruang bermain anak di taman-taman kota dan ruang terbuka publik.

Pemenuhan dokumen penting seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan akte kelahiran bagi seluruh anak di Kota Ambon.

Penegasan perlindungan terhadap kekerasan, eksploitasi, dan perdagangan anak melalui pengawasan ruang publik yang ramah anak.

Selain itu, Walikota juga akan mengeluarkan kebijakan tentang:

Pembatasan jam malam bagi anak-anak usia sekolah. Anak-anak tidak diperbolehkan berke­liaran di luar rumah setelah pukul 22.00 WIT dan wajib belajar ma­-lam antara pukul 19.00–21.00 WIT.

Pengawasan terhadap penjua­lan rokok, khususnya di sekitar sekolah, warung, restoran, dan tempat umum yang sering dikunjungi anak-anak.

Dinas-dinas terkait diinstruksikan untuk menindaklanjuti langkah-langkah tersebut secara konkret demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan edukatif bagi anak-anak,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menyiapkan generasi emas 2045. Anak-anak Kota Ambon harus tumbuh dalam suasana yang mendukung, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta memper­oleh akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum.

“Kalau kita ingin anak-anak Kota Ambon menjadi anak-anak hebat untuk Indonesia Maju 2045, maka hari ini kita wajib mendengarkan suara hati mereka dan segera bertindak,” tandas Walikota

Untuk diketahui, kegiatan Puncak perayaan HAN 2025 tingkat Kota Ambon turut dihadiri ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, Wawali Ely Toisutta, para Pimpinan OPD serta Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena. (S-25)

BERITA TERKAIT